Tuesday, April 30, 2013

Lembayung Kasih Ilahi

Kadang kala hati kita sebagai manusia ini sering tidak puas dengan apa yang Allah berikan...

Hati menjerit..mengenangkan nasib kita, kadang kala kita mengeluh sendiri.. Kadang-kadang kita selalu juga mengomel sendiri..

"Ya Allah! Kenapalah aku ni nasib malang dan sentiasa diuji?"

Di sini Allah menjawab dengan kita tapi kita tak menyedarinya pun Allah dah berkata-kata dengan kita tanpa kita sedar.

Allah swt telah menjawab segala persoalan hati kita dalam firman Allah surah Al-Ankabut : 2-3..
Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan (sahaja) mengatakan :"Kami beriman, sedangkan mereka tidak diuji lagi?" Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahi orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Kita mengeluh lagi dengan keluhan kecil..."Aku selalu jaga solat aku, jaga auratku, jaga tatacara pergaulan aku dengan orang tetapi mengapa aku tak dapat apa yang aku nak???

Sedarkah kita bahawa apa yang kita dapat itu adalah tanda kasih sayang Allah? Ujian dan musibah juga adalah tanda kasih sayang Allah.

Allah sangat rindukan dengan  bisikan dan suara hati kita. Allah rindukan rintihan hati hamba-Nya. Di manakah hamba-Ku yang banyak meminta pada-Ku?

Allah menjawab lagi dalam firman Allah dalam Surah Muhammad :31 :
Sesungguhnya Kami akan beri percubaan kepada kamu sehingga Kami buktikan orang yang bersungguh-sungguh dari antara kamu dan orang yang sabar dan hingga kami nyatakan hal kamu (Surah Muhammad : 31)
Hati berkeluh kesah kerana tidak puas dengan apa yang ada. Hati telah berputus asa dalam rahmat Allah.

Allah menjawab persoalan ini dalam sebuah hadith Qudsi janganlah kita berputus asa dengan rahmat Allah.

Rahmat Allah terbuka luas untuk semua hamba-Nya bagi yang ingin dan sentiasa mencari dan mengharapkannya.

Dari Abu Hurairah r.a dari Nabi Muhammad saw, baginda telah bersabda :
Setelah Allah selesai menciptakan makhluk-Nya, Dia menuliskan pada Kitab yang berada di sisi-Nya di atas 'Arasy; 'Sesungguhnya rahma-Ku telah mendahului kemurkaan-Ku'. (Hadith Sahih No.245, Hadith riwayat Al-Bukhari no.28 dalam Kitab at-Tauhid, bab Firman Allah dalam surah ash-Shaaf:171)

Surah Ash-Shaaf :71
Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul.
Jelaslah dari syarah hadith ini, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk-Nya dengan perkiraan bahawa mereka pasti akan melakukan pelbagai kesalahan dan dosa-dosa. Dalam hal ini, Allah sahaja yang telah membukakan mereka pintu-pintu rahmat yang luas (sebelum penciptaan makhluk).

Hingga selama-lamanya rahmat Allah lebih didahulukan daripada kemurkaaan-Nya. Keterangan ini secara tidak langsung membuka pintu pengharapan di hadapan para hamba-Nya tidak lain hanyalah agar mereka tidak berputus asa dari rahmat Allah.

Juga membuktikan agar mereka sentiasa mengingati perkataan yang sangat baik dan ungkapan yang sangat indah iaitu tulisan yang diletakkan dalam sebuah Kitab di atas 'Arasy. Tulisan ini menunjukkan akan ketinggian dan keagungan kekuasaan Allah berupa firman Allah :
Sesungguhnyan rahmat-Ku telah mendahului kemurkaan-Ku.

Oleh yang demikian, kita tidak perlulah berputus asa dengan rahmat Allah. Janganlah kita pernah berhenti dalam mencari cinta Allah. Janganlah kita pernah berharap rahmat dan kasih Allah...

Allah tak pernah lupakan hamba-Nya tapi hamba-Nya yang selalu lupakan Tuhannya...

Jom muhasabah diri.
 

No comments:

Post a Comment